Menguji Kehandalan Doublet Antena

20170108_060142
Sudah lama sekali saya membangun antena doublet yang khusus digunakan untuk bekerja QRP portabel. Proses pembuatan bisa di lihat dipostingan sebelumnya, https://cqradio.wordpress.com/2016/08/12/doublet-antena-qrp/. Hari sabtu tanggal 7 Januari 2017, mengawali tahun baru saya mempunyai kesempatan untuk mengujinya. Secara keseluruhan antena sederhana ini mempunyai kemampuan yang sangat bagus dan menghasilkan contact hingga Madagascar dengan mode CW 2 watt.

20170107_180436
Gambar pemuda setempat yang ingin tahu dengan kegiatan QRP YB1UUU

Lokasi yang mudah dicapai dan menjadi tempat favorit untuk test antena selama ini adalah Pantai Tanjung Pasir. Namun pada kesempatan ini saya mengambil spot yang berbeda lagi. Agak jauh dari kunjungan wisatawan sehingga memudahkan saat setup antena. Namun rupanya kegiatan test QRP ini cukup menarik beberapa anak muda yang kebetulan sedang melakukan camping di akhir pekan. Dengan antusias mereka bertanya tentang amatir radio, dan ini kesempatan yang baik buat saya untuk menebarkan “racun” kepada mereka. Komitmen saya selama ini memang selain beroperasi QRP portabel, juga memberikan informasi kepada masyarakat sekitar tentang amatir radio  yang kebetulan interest dengan setiap kegiatan.

20170107_182804
Ini adalah gambar Antenna doublet yang  di install pada joran pancing sepanjang 10 meter, kemudian sayap kanan dan kiri di buat konfigurasi inverted. Ladder line dibuat dari tweanled cabel TV di pasang turun bebas dari ujung joran pancing. Kenapa saya memilih laderline dibanding kabel coax? Selain alasan agar bisa bekerja multiband, alasan lainnya adalah https://cqradio.wordpress.com/2016/08/18/coaxial-adalah-kabel-terburuk-buat-saya/ Disisi bagian bawah joran pancing, antenna EFHW 15 meterband juga di pasang secara vertical. Sehingga dalam satu tiang tersebut terpasang 2 buah antenna. Instalasi antena tersebut tidak terlalu lama. Sekitar 10 menit kemudian saya sudah bisa mengudara dari 40 – 10 meterband.

 

 

20170108_061951
Ini adalah equipment yang di packing dalam satu buah hardcase sehingga sangat compact. SLBA 7A masih menjadi sumber utama catu daya. Kemampuan doublet antena di 40 meter band membuat saya terkejut. Beberapa contact dengan rekan di YB Land memberikan laporan yang sangat mengejutkan. Terutama ketika pada tengah malam bisa QSO dengan YB9QP di Jayapura! Berkali-kali ditengah QSO saya seperti tidak percaya, dan ini adalah contact pertama kali dan terjauh saya dengan amatir radio di Indonesia, YB Land! Menempuh jarak 3700 Km dengan 2 watt mempunyai sensasi yang sangat luar biasa. Cobalah! Beberapa station lainnya juga masuk kedalam log dengan report rata-rata 5&9!

 

20170107_223713Angin semilir dipinggir pantai sendirian sambil QSO QRP adalah sesuatu yang sangat menyenangkan. Cuaca sangat bagus dan sesekali terlihat bintang diatas langit. Propagasi nampaknya sangat bagus di 40 meterband. Berturut-turut bisa contact dengan station lainnya, seperti YD2HBE/QRP di kota Grobogan. Dengan menggunakan SDR Trancsceiver dan power 5 watt, signalnya sangat besar diterima. YD2FTC/QRP dari kota Gombong pun masuk log dengan report 5&9. Berikut hasil QSO lengkap dengan doublet antena :

  1. YB0OKR – Jakarta. Jarak sekitar 60 Km di 40 meterband, mode SSB
  2. 9M2ZAK – West Malaysia. Jarak 1200 Km di 40 meterband, mode CW
  3. YC3VCD – Blitar. Jarak 650 Km di 40 meterband, mode SSB
  4. YD1EGX/4 – Jambi. Jarak 630 Km di 40 meterband, mode SSB
  5. YD2HBE/QRP – Grobogan. Jarak 500 Km di 40 meterband, mode SSB
  6. YD8BWY – Sidrap. Jarak 1500 Km di 40 meterband, mode SSB
  7. YD2FTC/QRP – Gombong. Jarak 350 Km di 40 meterband, mode SSB
  8. YC1CMJ – Bogor. Jarak 90 Km di 40 meterband, mode SSB
  9. YB7SKM – Palangkaraya. Jarak 920 Km di 40 meterband, mode SSB
  10. YC2NDX – Jepara. Jarak 478 Km di 40 meterband, mode SSB
  11. 5R8IC – Madagascar. Jarak 33.000 Km di 20 meterband, mode CW
  12. YC1SSB – Cilegon. Jarak 85 Km di 40 meterband, mode SSB
  13. YC1SEK – Cilegon. Jarak 85 Km di 40 meterband, mode SSB
  14. YB3GBY – Probolinggo. Jarak 725 Km di 40 meterband, mode SSB
  15. YB9QP – Jayapura. Jarak 3700 Km di 40 meterband, mode SSB
  16. YB1TIA – Serang. Jarak 35 Km di 40 meterband, mode SSB
  17. DU1UD/P – OC126 Pulau Lubang. Jarak 2662 Km di 40 meterband, mode SSB
  18. YD5BTD – Padang. Jarak 877 Km di 40 meterband, mode SSB.

Logistik yang simpel dengan alat masak ringan menjadi sebuah persiapan tersendiri. Gasmate menjadi pilihan akhir, mengingat lebih praktis dan “clean” dibandingkan jenis parafin maupun spirtus. Mie instan yang dimasak praktis, siap dinikmati di alam bebas sambil QSO diudara. Membuat semakin menyenangkan QRP Portabel di outdoor. Suasana ini tidak akan bisa anda temukan jika beroperasi di rumah. Banyak tantangan dan pengalaman baru yang akan kita temui. Nah, agar semakin menarik berikut sebuah video QSO selama melakukan testing doublet antena ini. Sampai Jumpa lagi di QRP Field Portable lainnya, de YB1UUU 73!

Advertisements

4 responses

  1. agung priyo/yd1efp | Reply

    Om Yon… feeder tv nya untuk doublet ini jadi dikasih lubang2 jendela tdk ?

    1. Di lubangi Om Agung.. Hati2 saat proses melubangi jika pakai cutter..

      1. agung priyo/yd1efp

        Serabut tembaganya banyak ngga om… saya punya twinlead 300ohm ttp serabutnya tipis dan ngga begitu banyak… ngga tega buat tx… kata senior dan suhu antena, tipe yg spt ini losses nya gede…
        Kalo yg aslinya twinlead ada lobangnya gini kan serabutnya tebal dan banyak yaa

      2. Tidak terlalu tipis Om Agung, sepertinya ini yg model lama (agak tebal). Saya rasa yg tipis pun masih bagus untuk digunakan, apalagi running QRP. Agar losses lebih rendah, kita lubangi saja secara manual bagian tengah kabel tersebut…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: