Contest QRP di 40 meterband itu menyenangkan

20161008_214645

Ini pertama kalinya saya mengikuti contest dengan prefix yang baru. Tanggal 8 – 9 October menjadikan ajang uji nyali, bertepatan dengan Oceania DX Contest CW. Sebuah contest berskala dunia dimana bagi stasiun amatir radio yang berada di area Oceania akan di buru dan dikejar oleh semua peserta contest dari berbagai penjuru negara. Untuk itu saya akan mencoba turun di kategori QRP di 40 meterband. Terus terang saya sangat penasaran dengan band ini untuk bekerja QRP. Melihat kondisi band nya tentunya akan sangat berbeda ketika saya melakukan kegiatan QRP di high band. Untuk itu saya tidak mempunyai target terlalu muluk di kategori contest ini.

Peralatan yang digunakan dalam OCDX CW 2016 QRP SOSB adalah :

  • Transceiver : Icom IC-718 dengan power di turunkan maximal 5 watt
  • Antenna : Double Bazzoka diinstall pada ketinggian 6 meter dari permukaan tanah.
  • Software : N1MM+
  • Accesories : CAT + Keying interface homebrew, Antenna tuner CNW-419 untuk kontrol power.

Contest dimulai pukul 08.00 utc, namun karena bermain di 40 meterband tentunya pada jam tersebut saya belum bisa melakukan contact, sehingga diputuskan akan muncul saat menjelang matahari terbenam dimana posisi grayline yang timbul akan membantu melontarkan signal 5 watt ke stasiun amatir lainnya. Pukul 09.25 utc saya mulai CQ dan berharap ada stasiun dari YB land yang bisa mendengarkan pancaran signal QRP. Ini memang agak keluar dari “pakem” yang selama ini dilakukan. Biasanya ketika running QRP, jarang sekali saya melakukan CQ’ing. Namun kali ini di coba untuk mengawali dengan CQ. Dan ternyata strategi ini cukup lumayan berhasil. Dimulai dari YD1SDL/2, kemudian berturut turut saya berhasil log dengan beberapa teman dari YB land.
20161008_165320
Gambar 1 : Dengan menggunakan power meter maka saya bisa selalu meng-kontrol output power supaya tetap maximal pada 5 watt saja.

Yang membuat saya agak tertegun adalah ketika berhasil melakukan contact dengan stasiun amatir dari luar Indonesia. Pada awalnya saya tidak banyak berharap untuk bisa QSO long distance, namun pada kenyataannya berbeda. Entah karena propagasi yang mendukung atau kemungkinan stasiun-stasiun amatir yang bisa mendengarkan saya memang menggunakan big gun antenna dan receiver yang bagus. Pada kenyataannya, 5 watt output yang dilontarkan dari antenna yang begitu sederhana mampu mereka dengarkan.log
Gambar 2: Perhatikan, beberapa stasiun amatir radio dari eropa berhasil mendengarkan saya dengan baik. Demikian juga beberapa stasiun amatir radio dari negara tetangga seperti Singapura (9V1YC), Malasyia (9M2MCB, 9M2R & 9M2M). Sementara dari negara matahari terbit, Jepang, ada JH8SLS & JA2HNP. Satu stasiun dari Hongkong, VR2CO, pun bisa mendengarkan dengan baik. Dan itu semua hanya dilakukan dengan power 5 watt saja… Ini yang selalu membuat saya selalu terhenyak dan geleng-geleng kepala setiap melakukan QRP. Ada saja hal yang membuat terkejut!

20161008_202608
Gambar 3: Coba lihat, titik-titik putih tersebut adalah lokasi stasiun amatir radio yang berhasil saya hubungi dengan baik pada contest kali ini. Ya, semuanya hanya dengan sebuah antena sederhana dengan kekuatan 5 watt saja.. Bukan 100 watt, apalagi 1 Kilo watt!!

untitled
Gambar 4: ini adalah claim score yang diperoleh. Total QSO yang saya lakukan 20 station dengan score 1500. Tidak banyak memang, namun saya sangat puas dengan hasil akhir ini. Goal saya adalah bisa melakukan contact QRP di 40 meterband, dimana tingkat kesulitannya lebih tinggi dibanding di high band, seperti 20/15 dan 10 meterband.

peserta
Gambar 5, menunjukan jumlah peserta contest dari Indonesia. Dari hasil sementara peserta yang sudah upload lognya, terlihat bahwa yang mengambil kategori QRP di 40 meterband hanya saya. Sementara beberapa QRP’er lainnya mengambil kelas SOAB (YB0ANN), Sementara yang lainnya tersebar di single band. Saya sangat senang karena ternyata ada beberapa yang mengambil kelas QRP dalam kontes ini. Tidak banyak memang, namun setidaknya penggemar QRP di Indonesia sudah menunjukan kemampuannya untuk ikut berkiprah di kancah internasional. Demikian sekelumit cerita di contest OCDX. Untuk mengetahui rule dan segala aksesoris lainnya, silahkan klik di http://www.oceaniadxcontest.com/

Sampai jumpa lagi di World Contest lainnya, QRP is life style… salam de YB1UUU/QRP!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: