Anyer Beach On The Air

bota anyer

31 Mei 2016 dengan peralatan portable field radio saya berkemas dengan cepat untuk memenuhi janji menemani YB1RAP, Om Rana & YB1TIA, Tia untuk menghadiri acara Workshop Pengembangan dan Pemberdayaan Lembaga Komunikasi Sosial dan Kemasyarakatan Di Provinsi Banten Tahun Anggaran 2016 yang di selenggarakan oleh DISHUBKOMINFO selama 2 hari. Kegiatan di selenggarakan di Nuansa Bali Hotel yang letaknya persis di pinggir pantai Anyer. Lokasi inilah yang menarik untuk sekalian melakukan QRV disana. Radio Yaesu FT-450, Powersupply switching Alinco dan EFHW antenna 15m + impedance matcher sudah saya persiapkan sehari sebelumnya. Tak lupa Joran pancing sepanjang 10 meter sudah dikemas dengan rapi untuk dibawa.

Pukul 10.00 pagi hari dengan menggunakan bus “Arimbi”, perjalanan dimulai dari Kebon Nanas, Cikokol – Tangerang menuju ke Serang, Banten. Titik pertemuan yang kami sepakati adalah di ORDA Banten. Cuaca mendung, membuat saya sedikit khawatir jika hujan karena peralatan radio tidak saya pack dengan extra plastik sehingga rawan rusak jika terkena air hujan. Namun untunglah selama 1 jam perjalanan, tidak turun hujan dan bisa bertemu dengan YB1RAP di Orda Banten. Setelah menjemput YB1TIA, kami bertiga segera berangkat ke  Anyer. Dengan music jadul slowrock yang diputar selama perjalanan, membuat kami menikmati perjalanan selama 1.5 Jam dengan diiringi obrolan khas seorang amatir radio.

IMG_20160531_180146
Gambar diatas adalah suasana pantai Anyer yang posisinya persis didepan lokasi workshop. Awalnya saya sangat berharap untuk bisa memasang antena vertical di bibir pantai, namun sayangnya penginapan yang kami dapatkan agak lumayan jauh dari lokasi tersebut. Saya sangat yakin akan bisa menghasilkan banyak contact disela-sela acara workshop jika antena bisa di install di lokasi itu, seperti kegiatan-kegiatan yang lalu.

IMG_20160531_145545
Apa mau dikata, akhirnya dengan segala pertimbangan antena saya pasang dihalaman Vila yang kami dapatkan. Instalasi dengan cepat dipasang dengan tanpa banyak hambatan. Diantara pohon bunga Kamboja, Joran pancing di ikat dengan menggunakan tali ban bekas, sebagai supporting antena EFHW 15 meterband. Antenna analizer Sark 100, menunjukan nilai SWR 1:1.2, impedance 60 Ohm. Sementara di 20 meterband, setelah dilakukan adjusting Impedance Matcher di hasilkan SWR 1:1.6, impedance 19 Ohm. Saya rasa masih layak untuk dicoba walau drop impedance.

IMG_20160531_145634
3 utas counterpoise yang dikerjakan di 20, 15 dan 10 meterband dipasang untuk mengurangi efek loop back RF termasuk memasang choke balun di feedpoint impedance matcher. Jenis EFHW antenna memang sangat layak dijadikan antena portable karena sifatnya mudah di instal dan ringkas.

IMG_20160531_145719
Perhatikan kabel hitam yang di routing ke bawah. Itu adalah kabel grounding yang selalu dipasang setiap bekerja dengan QRO.

IMG_20160531_144325
Memasang kabel 2.5mm EFHW disepanjang joran pancing. Dibantu isolated tape, membuat kabel ini bisa terpasanga dengan baik sepanjang joran yang diperlukan. Proses ini cukup dilakukan sendiri.

IMG_20160531_145657
Memasang counterpoise. Cukup di tarik menyudut dan cari lokasi yang aman agar tidak rusak ketika ada orang melintas. Pemasangan counterpoise tidaklah terlalu kritis.

IMG_20160531_151121
Radio pun dengan mudah di install karena sangat simple, dengan memakan waktu sekitar 10 menit maka station sudah siap untuk digunakan.

Sekitar pukul 18.30 WIB saya mencoba CQ di 15 meterband. Melihat kondisi noisenya, saya mengambil kesimpulan propagasi tidak bagus. Terbukti CQ beberapa menit tidak ada sahutan. Prediksi softwarepun di 15 meterband memang menutup. Scanning dan mencoba mendengarkan beaconpun saya lakukan, namun tidak berhasil mendengarkan apa apa. Sementara di 20 meterbandpun kondisinya sama. Memang seperti itulah propagasi. Karena acara Workshop mau mulai, QRV terpaksa saya hentikan dan akan dilanjutkan nanti setelah acara workshop session pertama selesai.

log qso
Malam hari saya coba QRV lagi. Pengamatan menunjukan di 20 meterband ada station radio amatir dari Eropa sedang melakukan CQ di mode CW. Signal mereka rata-rata 579 membuat saya berkeyakinan untuk bisa menghasilkan contact. Pukul 15.40 UTC  saya mulai CQ. Beberapa station dari Rusia, Italia dan beberapa negara dari Eropa menyahuti panggilan. Namun sayangnya kondisi propagasi sangat buruk, sementara level noise di radio menunjukan di S3. Saya berharap suatu saat bisa QRV lagi di sepanjang lokasi pantai Anyer untuk aktivasi BOTA (Beach On The Air). Anda tertarik dengan BOTA? ayo bergabung di http://www.beachesontheair.com/ 

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: