Membuat Sendiri Controler Icom AT-130

20160223184212

AT-130 besutan Icom adalah sebuah automatic antenna tuner yang sebenarnya ditujukan untuk dimarine band. Dengan ATU ini kita akan mampu bekerja di semua band dari 1.8 sampai 28 Mhz khususnya di marine band. Nah, kebetulan saya mempunyai AT-130 ini dan akan saya fungsikan di band amatir. Rencana akan dipasangkan dengan wire sepanjang 9.8 meter yang dipasang di joran pancing sepanjang 10 meter. Kalau melihat manual yang saya dapatkan, dengan wire sepanjang itu maka akan bisa bekerja di seluruh band HF. Hmm… sangat menjanjikan sekali nih.

11145100_10204237697254217_7748845951076668338_n

Hanya sayangnya, saya tidak mempunyai transceiver Icom yang tentunya akan pas sekali jika dipasangkan dengan AT-130. Sehingga mau tidak mau saya harus membuat sebuah controler sendiri untuk mengerjakan ATU tersebut. Jika kita mempunyai transceiver icom yang support dengan external ATU, kita cukup mengkoneksikan ke portnya lalu tekan tombol tune tiap pindah band, secara otomatis ATU akan bekerja. Transceiver yang saya punya adalah Kenwood dan Yaesu. Hmmm….. harus putar akal nih!

20160223110716

Beberapa hari kemudian saya mendapatkan skema diatas dari Om Lilik, ex YD1UTA (entah kenapa beliau tidak mau memperpanjang lisensinya di amatir radio). Skema tersebut sangat simpel dengan hanya menggunakan 1 buah resistor 1 K ohm sebagai pembatas tegangan  ke LED yang difungsikan sebagai indikator tuning serta sebuah saklar tekan untuk melakukan tuning di tiap band. Kebetulan lagi saya mempunyai kotak universal yang kecil sehingga pas banget buat box controller ini.

20160223184114

Perakitan tidak memakan waktu lama karena sangat simpel rangkaiannya. Hanya ditiap titik solder semua di lindungi dengan heatsrink untuk menghindari short. Ingat, controler + AT-130 ini saya rencanakan untuk kegiatan outdoor sehingga harus benar-benar diperhatikan kekuatannya.

20160223164121

Dengan menggunakan kabel bekas jaringan komputer, maka tinggal dihubungkan antara controler yang baru saja dibuat dengan AT-130 ini. Sesuaikan jalurnya, jangan sampai ada yang  tertukar. Pin yang dipakai adalah KEY, START, Vcc 13.6V dan Ground. Prinsip kerja dari pasangan AT-130 dengan controler homebrew ini adalah, ketika ATU dapat umpan power minimal 2 watt lalu kita hubungkan antara pin KEY dengan GROUND, maka ATU akan melakukan proses tuning sampai didapatkan SWR yang rendah. LED akan menyala saat ATU sedang tuning dan langsung padam begitu proses selesai. Waktu yang dibutuhkan adalah sekitar 3 detik! Sangat cepat sekali🙂

Aku masih bingung Bung Yon, Gimana cara pakainya…?
Gampang, perhatikan langkah-langkah berikut dibawah ini:

  1. Pasang wire antena di joran pancing dan AT-130 di feedpoint bawah. Perhatikan foto-foto diatas.
  2. Pasang kabel coax 50 ohm ke radio, dan koneksikan pula kabel controler ke ATU. Pastikan pin yang anda koneksikan sudah benar. Check sekali lagi! Jika terbalik dan ada kerusakan di AT-130 anda, saya tidak bertanggung jawab, setuju..?
  3. Sekarang umpan carrier continues sekitar 2 watt. Dengan bersamaan anda memancarkan carrier, maka tekan tombol di controler yang baru saja dibuat. ATU akan bekerja secara cepat dengan LED menyala, kemudian padam begitu sudah match.
  4. Ingat, proses pemberian carrier jangan terlalu besar, maksimal 10 watt. Mengapa, karena jika anda memberikan umpan 100 watt maka ATU tidak akan mampu melakukan tuning karena terganggu oleh RF yang begitu besar sehingga detector tidak  melakukan tugasnya secara benar. Ingat prosedure ini..!!
  5. Selalu perhatikan SWR meter saat melakukan proses ini untuk memastikan hasil tuning sudah sesuai.

20160225095142

Nah, mudah sekali kan? anda kini tidak perlu harus beli controler khusus atau bahkan harus membuang AT-130 ini karena anda tidak mempunyai radio Icom. Namun dibeberapa kesempatan yang lalu saya sempat memasangkan AT-130 langsung dengan radio Alinco DX-77 yang kebetulan mempunyai kesamaan dengan port ATU external transceiver ICOM dan bisa berjalan dengan sempurna.

Mari, budayakan membuat sendiri peralatan radio amatir kita yang sekiranya masih bisa kita lakukan…🙂

 

 

 

 

 

 

 

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: