2 Watt dari ketinggian lantai 67

PHOTO_20151017_123735

17 October 2015…..

Saya sangat penasaran untuk running QRP di sebuah ketinggian gedung. Dan kesempatan ini akhirnya hadir setelah OM Lilik (ex YD1UTA) mengabarkan beliau akan naik ke puncak apartemen Amartapura. Dan ini adalah kesempatan yang sangat bagus untuk mencoba bekerja dengan power rendah.

map10254d594

Apartemen ini terletak di salah satu kawasan Lippo Karawaci Tangerang – Banten. Mempunyai 67 lantai dengan fasilitas hellipad di puncaknya. Persis diantara lantai 67 dengan helipad ini terdapat area yang digunakan  oleh berbagai keperluan yang berkaitan dengan signal radio. Baik repeater UHF/VHF maupun BTS celuller . Dan disinilah saya akan mencoba bekerja QRP. Apakah dengan ketinggian yang begitu menjajikan akan memberikan hasil yang lebih baik dibandingkan dengan lokasi yang rendah?

IMG_0026PHOTO_20151017_123518

Perjalanan di tempuh dengan waktu sekitar 15 menit dari rumah. Posisinya memang sangat dekat, sehingga ditempuh dengan kendaraan roda dua tidak terlalu makan waktu. Antenna dipilih menggunakan EFHW yang dibantu dengan joran pancing sepanjang 4.5 meter. Bekerja di 15 meterband sehingga dengan terpaksa antena tidak bisa di topang dengan sempurna karena panjang wire antena sendiri sekitar 6.8 meter. Konfigurasi akhirnya dibuat L antena dan dibantu counterpoise.

FK8CE_Dom2RZYQRZ

Diluar dugaan, ternyata noise cukup kuat sekali, hampir S9 di indikator FT-817. Pada awalnya saya berharap dengan ketinggian tersebut bisa low noise. Kemungkinan besar dikarenakan posisi antena sangat berdekatan dengan berbagai sumber noise karena banyaknya transmiter berbagai band yang bekerja disana dan sumber listrik untuk supply Apartemen. Namun di tengah noise yang kuat, saya masih bisa membukukan QSO dengan FK8CE, Dom dari New Caledonia dan JH1RZY, Masa dari Jepang. Ada satu station lokal yang berhasil contact yaitu YB3MM/0, Adhi yang sedang liburan di Pulau Tidung. Ketiganya menggunakan mode CW dengan report 599 semua.

PHOTO_20151017_123833PHOTO_20151017_123915

Bagaimana di 40 meterband? Sayang sekali, di band ini saya tidak berhasil melakukan contact apapun. Bukan apa-apa, permasalahannya adalah antena EFHW tidak berhasil di tune di band ini. SWR masih terlalu tinggi. Saya khawatir ini akibat posisi antena yang tidak tepat sehingga impedansi jauh dari kemampuan matcher impedance di ujung feedpoint antena. Counterpoise pun tidak dipasang.

Kesimpulan apa yang bisa didapat? Bahwa ternyata ketinggian tidak selalu berpengaruh dengan peningkatan RX, apalagi jika kita beroperasi didekat sumber noise. Dari beberapa lokasi yang pernah dilakukan untuk bekerja QRP, pantai lah tetap yang terbaik.

Berikut Video dokumentasi yang saya unggah ke youtube…..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: