Vertical Antena unjuk gigi di CW IARU HF Camphionship Contest 2015

image

Kali ini saya akan menceritakan sedikit cerita tentang pengalaman mengikuti IARU HF Championship Contest 2015 yang dilaksanakan pada tanggal 11 – 12 Juli 2015 selama 24 jam. Untuk petunjuk dan pelaksanaan bisa di lihat di http://www.arrl.org/iaru-hf-championship.

Pada awalnya saya ingin mengikuti contest ini di pinggir pantai Tanjung Pasir, Tangerang. Berarti harus menggunakan callsign YC1UUU/P. Seminggu sebelumnya sudah contact dengan OM Sammy, YB1SAM untuk ikut berpartisipasi contest ini di lokasi tersebut. Namun beberapa hari menjelang contest dilaksanakan kami sepakat akan mengikuti di station YB1SAM. Planingnya adalah kami akan turun di kateori low power single band. Untuk YB1SAM akan turun di mode phone 15 meterband, dan saya sendiri akan turun di mode CW di band yang sama.

Hari Jumat tanggal 10 July 2015 tiba tiba saya mendapat telepon dari OM Budi, YF1AR dan mendapat tawaran yang menarik dari beliau untuk ikut contest di pulau. Sebuah ajakan yang sangat sulit untuk ditolak. Namun sayangnya, planing saya dan OM Sammy sudah matang untuk mengikuti contest di base station. Rencana YF1AR akan bergabung, namun sayangnya beliau berhalangan hadir pada saat pelaksanaan contest karena ada keperluan mendadak. Semoga suatu saat bisa contest bareng dengan beliau.

image

Persiapan peralatan sudah jauh hari saya lakukan. Semua peralatan contest sudah packing dengan rapi sehingga tinggal angkut saja ke QTH OM Sammy. Di contest ini saya menggunakan Radio Yaesu FT-450 dengan power supply switching Alinco 30A. Antenna memakai vertikal yang di rakit dari joran pancing sepanjang 10 meter dan didalamnya di masukan silver wire 2.5mm. Di feedpoint diumpan Automatic Tuner AT-130 Icom. Kabel penyuapnya memakai RG-8 Ericsson TZ-500 sepanjang 25 meter. Untuk mendapatkan performa yang baik, antena ini dilengkapi dengan counterpoise sebanyak 4 buah masing masing panjangnya 10 meter.

image

Dengan konfigurasi tersebut, pencapaian SWR sangat mudah didapatkan dari 80 meter band hingga 10 meterband. Antenna dipasang di lantai 3, dan konsep station contest YC1UUU kali ini menggunakan “konsep outdoor” sehingga praktis saya akan bekerja diluar ruangan. OM Sammy sudah menyiapkan untuk saya sebuah tenda dome yang cukup nyaman. Dibantu oleh sahabat saya, OM Retno Wahyono, kami mendirikan antena dan men-setup station contest dengan sangat cepat. Sekitar 1/2 jam saya sudah siap untuk on the air.  Dengan dibantu software N1MM saya yakin contest kali ini akan sangat nyaman di ikuti.

image

Tepat pukul 12.00 UTC tanggal 11 Juli 2015 saya memulai contest. Station pertama yang masuk log adalah station contest dari China, BD0AAI. Berturut turut kemudian saya mendapatkan station contest dari Eropa dengan sangat mudah. Beberapa kali saya mencoba membuka warung alias CQ dan banyak station yang masuk menjawab panggilan CQ saya. Yang cukup mengejutkan saya mendapatkan beberapa entity baru yang selama ini susah untuk dikejar. Dan itu hanya menggunakan antena vertical saja.

image

Di contest ini saya berhasil melakukan contact hampir 250 station DX dari seluruh dunia. 27 station Headquarters yang merupakan station multiplier pun dengan mudah saya dapatkan. Menurut software N1MM, claim score yang berhasil didapat adalah 41.548. Cukup lumayan, untuk sebuah station contest sederhana dengan vertical Antenna.

Contest saya akhiri pada pukul 12 UTC tanggal 12 Juli 2015. Sebelumnya saya bersama OM Retno sempat berbuka puasa dengan hidangan yang sudah disiapkan oleh OM Sammy sekeluarga. Terima kasih Banyak OM Sammy…🙂

Hasil Log sudah saya upload dan kini tinggal menunggu beritanya saja. Target contest ini bukan kemenangan yang saya cari, namun sekedar ingin tahu sampai dimana performance antena vertikal yang saya rakit ini. Sempat saya komunikasi melalui FB dengan OM Imam, YB4IR. Beliau menanyakan bagaimana dengan kemampuan antenna vertical yang saya pergunakan. Dengan yakin dan senang saya jawab, bahwa antenna vertikal ini hasilnya sangat mengejutkan. Melebihi dari bayangan awal. Dan saya yakin, antena ini akan menjadi semacam “mesin pembunuh”  jika di pasang di pantai.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: