BIKIN CHARGER LEAD ACID BATTERY ALA BODOL’ER

IMG_0123

“Satu hal yang perlu dibuat untuk mendukung dalam ber-QRP adalah charger untuk mengisi aki / batre yang saya punya. Untuk mendukung kegiatan ‘edan’ ini sebuah batre lead acid yang berjudul PANASONIC 12V7A sudah tersedia dan duduk manis dalam pelican case. Namun tentunya agar batre ini bisa beroperasi dengan normal maka diperlukan alat untuk mengisi batre jika sudah low batt. Kita sebut saja batre charger.”

Rasanya menghambur-hamburkan uang kalau saya harus ‘mbeli charger khusus atau harus ‘mbeli kit-kit an yang sekiranya alat ini masih bisa dirakit dengan mudah. Di rumah saya sudah mempunya power suply RTVC 30A yang mempunyai fitur 2 output terminal dengan kemampuan supply daya berbeda, dan adjusting voltage hingga 15 volt melalui eksternal potensio. Sebenarnya dengan PSU ini sudah bisa buat charging batre lead acid, namun ia tidak memiliki rangkaian detektor untuk mengetahui apakah batre/aki yang di charge sudah penuh atau belum. Karena jika tanpa rangkaian ini, maka sangat berbahaya karena batre bisa overcharge dan mengakibatkan umur batre bisa berkurang secara drastis. Jadi sangat sayang kan?

Setelah browsing sana dan sini ada sebuah artikel yang sangat menarik tentang rangkaian charger otomatis ini. Silahkan tengok ke

 http://mitrabaterai.blogspot.com/2013/11/cara-mudah-membuat-charger-aki-otomatis.html. Idenya sangat cerdas dan menarik sekali. Thanks buat paman Zaki atas artikelnya yang sangat memberikan pencerahan dan solusi murah meriah.

Untuk mewujudkan rangkaian ini maka saya coba mencari di junkbox siapa tahu ada beberapa komponen yang bisa dipakai. Hanya sayangnya tidak ditemukan bahan-bahan yang diperlukan, jadi mau gak mau harus berbelanja. It’s OK, tak masalah dan segera saya membuat list belanja.

IMG_0115

gambar kuprok motor Supra Fit

Pertama saya belanja kuprok diatas. Paman Zaki sudah membuat list beberapa kuprok yang bisa dipakai. Jadi ngikut saja dan kuprok diatas saya dapatkan disalah satu toko sparepart motor Honda di Tangerang dengan harga Rp.95.000,-

Namun jika anda mempunyai kuprok bekas dan layak pakai bisa digunakan, dan ini akan mereduksi biaya dalam pembuatan project kali ini. Fungsi Kuprok di rangkaian ini adalah untuk memutuskan tegangan dari power supply jika di batre yang kita charge sudah menunjukan tegangan puncak yang kita inginkan. Misalkan kita ingin rangkaian cut off pada tegangan 13.75 Volt, maka dengan beberapa rangkaian ini maka rangkaian akan mati sendiri dan batre aman dari charging yang terus menerus.

IMG_0116

gambar Dioda silikon 6A

Murah ini harganya, saya dapatkan dengan penebusan Rp.2500 di toko elektronika kecil. Fungsinya adalah untuk mendapatkan tegangan cut off. Baca-baca saja di blog nya Paman Zaki diatas ya, karena saya cuman ngikutin saja.

Udah, cuma itu saja kok komponen utamanya. Kalau mau ditambahin indikator charging sudah selesai atau belum tinggal di tambahkan saja led 2 buah, jangan lupa pasang R sekitar 1 Kilo ohm agar LED nya ‘ndak kobong…. ‘, apa itu kobong?

IMG_0117IMG_0118

Tuh, setelah dirakit hasilnya seperti gambar diatas. Simple banget kan?. Tinggak sekarang dimasukan saja ke kotak. Kalau saya tetap memilih kotak plastik universal karena murah, gampang di lubangi dan ringan.

IMG_0119IMG_0124

Gambar rangkaian setelah dimasukan kedalam kotak. Perhatikan pada rangkaian ini juga sudah saya tambahkan Fuse sebagai proteksi.

Setelah siap semua, dan ditest dengan continuity dari kemungkinan short maupun bad conection kini siap untuk di test. Input rangkaian saya umpankan dari output Power Supply RTVC pada keluaran daya yang paling rendah, sekitar 2 A. Voltage di atur pada posisi 15 volt agar menghasilkan voltage output cut off di 13.75 volt. Output rangkaian mendapatkan aki MF seal motor bebek 5A.

IMG_0120IMG_0121

Rangkaian ini bekerja dengan baik. Satu hal yang belum saya lakukan adalah menambah keping pendingin pada kuprok karena ia akan menimbulkan panas saat dipakai untuk charging. Namun tenang saa, panasnya masih toleransi kok dan akan berangsur angsur dingin seiring dengan penuhnya batre atau aki yang kita charge. Perhatikan jarum Ampere meter di power suply. Jika batre masih kosong maka akan menunjukan kenaikan ampere, dan akan semakin turun jika batre sudah penuh. Jadi untuk indikator full belumnya batre yang dicharge bisa melalui LED indikator dan jarum amper. Sangat cerdas idenya, Thanks Paman Zaki…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: