Pedoman Singkat Membeli Radio Penerima

Image

Untuk memulai hobby Short Wave Listening, tentunya syarat utama adalah kita harus mempunyai sebuah radio receiver. Sebuah pilihan yang sangat sulit untuk sebagian orang yang akan membeli dan mengawali hobby ini. Apalagi di pasaran sekarang begitu banyak type dan jenis radio dengan harga yang bervariasi pula. Namun ada beberapa acuan yang bisa anda gunakan untuk mengatasi hal tersebut.

Karena kita akan fokus mendengarkan di gelombang pendek saja maka jelas fitur utama adalah sebuah radio yang bisa menerima di gelombang pendek. Terlepas nantinya ada tambahan di gelombang menengah (MW), FM maupun airband anggaplah itu menjadi sebuah bonus tersendiri. Berikut hal hal yang harus anda perhatikan:

  1. Pembacaan Frekuensi. Di era digitalisasi radio receiver sekarang sudah di lengkapi dengan pembacaan digital. Walaupun masih ada pula yang masih menggunakan sistem analog (jarum). Masing-masing mempunyai kelebihan dan kekurangan masing-masing. Saran saya cobalah memilih yang sudah ada pembacaan digital, karena ini akan lebih memudahkan anda membaca frekuensi sebuah station broadcast yang anda pantau.  Namun harga biasanya lebih mahal dibandi ngkan yang analog.
  2. Mode. Jika anda hanya ingin mendengarkan stasiun broadcast saja, maka pilihan terbaik dan termurah adalah radio yang hanya mempunyai fasilitas AM saja. Tapi, jika anda tetap mau menerima saran saya, lebih baik investasikan ke receiver yang mempunyai mode AM, LSB, USB, FM. Mengapa? karena dengan memiliki radio yang mode nya lengkap, anda akan lebih bisa jauh mendalami hobby ini. Anda bisa mendengarkan berbagai jenis pancaran radio yang bekerja di mode SSB, FM dan CW. Kadang anda akan menemukan hal yang tidak terduga ketika bekerja di mode tersebut. Jadi, ambilah yang mode nya lengkap.
  3. Pilihan selektifitas. Banyak gangguan yang akan anda dapatkan ketika mendengarkan siaran gelombang pendek. Apalagi jika anda tinggal di daerah perkotaan yang penuh dengan sumber derau. Dengan adanya pilihan selektifitas ini, anda bisa mengatur seberapa lebar bandwidth penerimaan sebuah signal di radio anda. Semakin sempit bandwidth yang anda pilih, maka semakin bagus anda bisa mereduksi gangguan tersebut, namun akan berbanding lurus pula dengan suara yang akan di reproduksi. Radio di era sekarang/digital biasanya sudah dilengkapi dengan fasilitas ini.
  4. Koneksi Antenna. Pilihlah radio yang mempunyai eksternal jack antenna. Ini akan anda perlukan jika suatu saat akan menggunakan antena di luar ruangan. Dengan kabel yang baik (50 ohm) anda akan lebih optimal menerima siaran radio dari belahan bumi lainnya jika dibandingkan dengan antena telescopic bawaannya.
  5. AGC (Automatic Gain Control). Anda sering mendengar suara radio yang sangat keras jika menerima signal yang besar? namun ketika menerima signal yang kecil anda harus memperbesar tombol volume lagi?. Nah, jika radio anda sudah memiliki fasilitas AGC, anda tidak perlu melakukan hal tersebut kembali. Namun sayangnya harga radio yang mempunyai fasilitas AGC ini masih cukup tinggi dan belum begitu umum di pasaran.
  6. BFO (Beat Frequency Oscilator). Jika anda mendengarkan di mode SSB dan CW, maka fasilitas ini sangat diperlukan sekali untuk lebih memudahkan tuning signal SSB tersebut. Tanpa adanya BFO anda tidak akan bisa mendengarkan pancaran mode SSB/CW dengan baik.
  7. DSP (Digital Signal Processing). Jujur saya belum pernah menggunakan radio yang mempunyai fasilitas DSP ini. Namun kalau dari keterangan yang ada , DSP akan lebih memudahkan anda memonitor siaran radio dengan kualitas suara yang lebih bagus.
  8. Memory. Ribuan station radio yang bisa di receive tentunya tidak akan bisa kita ingat semuanya. Itulah diperlukannya memory. Anda dapat menyimpan frekuensi favorit radio, sehingga jika suatu saat ingin kembali mendengarkan cukup melalui memory saja. Di radio jenis analog hal ini tidak bisa anda temukan.
  9. Noise Blanker. Fasilitas yang sangat baik untuk mereduksi gangguan signal dari derau maupun gangguan static yang ditimbulkan oleh lingkungan. Percikan api di busi motor yang sedang lewat, kedipan neon balast maupun gangguan lainnya akan lebih bisa di hilangkan dengan adanya noise blanker ini.
  10. RF Attenuator. Perhatikan radio anda, apakah ada fasilitas ini? Dengan mengatur rf attenuator ini kita dapat meredam signal station radio yang berada dekat dengan kita.
  11. Sensitifitas. Kemampuan radio gelombang pendek untuk merespon signal yang lemah. Biasanya di wakili dengan nilai microvolt. Semakin rendah nilai ini maka akan semakin lemah sebuah radio menerima signal.
  12. Syncronous Detection. Kemampuan sebuah radio receiver untuk mengurangi efek fading. Di Tecsun PL-660 saya sudah terdapat fasilitas ini dan sangat membantu saya untuk mendengarkan siaran radio.
  13. Keypad store. Pilihlah sebuah receiver yang memiliki keypad untuk memasukan frekuensi. Dengan adanya fasilitas ini anda akan lebih mudah untuk menuju ke sebuah station favorit jika dibandingkan harus scan terus dengan memutar rotary dial.
  14. Terakhir saran saya adalah pilih sesuai budget anda. Jangan sampai karena ingin memiliki fasilitas yang cukup lengkap, namun anda akhirnya harus rela untuk menunda memulai hobby ini. Ingat, radio jenis apapun akan menjadi sebuah radio yang handal selama di tangan SWL’er yang handal.

Demikian semoga bermanfaat dan selamat memilih radio penerima favorit anda.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: