RTL SDR KAWIN DENGAN HF CONVERTER

Kali ini saya akan sedikit menceritakan tentang eksperimen saya kemarin selama seharian. Bagi para hobbies monitoring radio barangkali ini menjadi sebuah bahasan yang menarik. Tapi nanti biarlah gambar yang berbicara. satu gambar lebih bermakna dibandingkan ribuan kata-kata, betul gak?

Apa itu RTL SDR? sebaiknya anda browsing saja ya, karena kalau mau diceritakan sangat panjang dan perlu satu postingan sendiri. Tapi pada dasarnya SDR (Software Defined Radio) adalah teknologi radio yang menggunakan Komputer untuk Signal Processing nya.. skema nya pun lebih sederhana dari radio konvensional biasanya. Karena sebagian tugas dikerjakan oleh komputer dan software nya. Teknologi SDR ini sudah dikembangkan cukup lama, dan sekarang sangat populer juga di kalangan radio amatir.

Nah untuk bermain SDR ini banyak cara bisa kita lakukan, salah satunya dengan merakit sendiri (skema banyak bertebaran di internet) atau kita memanfaatkan receiver dongle USB penerima DVB-TV untuk menerima gelombang radio di spectrum 22 MHz – 1.2 GHz. Wah, spectrumnya begitu luas yaa… Kita bisa nguping semua percakapan radio baik amatir, RAPI, kepolisian, militer, air band, orong-orong (pirate radio) dan semua orang / instansi yang menggunakan spectrum tersebut. Dan hebatnya semua mode bisa anda dapatkan disini. Dari CW, LSB, USB, AM yang narrow maupun wide band semua tersedia. Bahkan pengaturan bandwidth dan gain bisa kita atur melalui software di komputer. Pokoknya gila bener deh yang namanya SDR ini. Dengan biaya yang sangat terjangkau, kita seolah-olah sudah mempunyai sebuah receiver high technology yang berharga puluhan juta. Dengan Rp.200.000 saja anda sudah bisa mendapatkan receiver SDR ini. Saya sendiri menggunakan RTL SDR dengan chip E4000 dari Terratec dengan harga Rp.400.000. Murah meriah kawan.Image

Gambar 1 : Terratec DVB-TV yang saya gunakan

Waduh mas, saya gak puas kalau cuma lihat luarnya. Pengin lihat dalam-dalamnya sekalian dong… he he he, oke kawan berikut gambar dalemannya. Awas ngiler….

Image

Gambar 2 : woww… sexy kan?

Image

Gambar 3 : Tuh kelihatan juga Chips E4000 nya dan dioda protector untuk melindungi kerusakan dari listrik statis. Beberapa RTL SDR yang harganya lebih murah dari ini sering tidak dipasang dioda protector. Jadi sangat rawan sekali jika inner antenna tidak sengaja kepegang maka akan merusak receiving dan membuat tidak peka. Hati hati ya….

Kalau kita lihat dari cerita di atas tadi, spectrum frekuensinya hanya dari 22 MHz sampai 1.2 GHz saja. Lalu bagaimana jika kita ingin mendengarkan siaran radio di gelombang pendek /HF yang berada di rentang 1.6 Mhz – 30 Mhz?. Untuk itulah diperlukan converter ini. Sesuai dengan judulnya kan?

Skemanya sangat gampang di cerna, pada intinya kita hanya perlu menggunakan beberapa lilitan, capasitor, resistor, satu kristal dan satu SBL mixer saja. Berikut skemanya yang saya comot dari http://www.george-smart.co.uk/wiki/FunCube_Upconverter .

UP CONVERTER HF

Selebihnya silahkan klik link tadi saja untuk mendapatkan penjelasan yang sejelas-jelasnya. Saya sendiri mendapatkan up converter ini dari rekan di kaskus. Klik aja langsung di http://www.kaskus.co.id/thread/000000000000000014912823/all-about-sdr–software-defined-radio/ untuk bergabung dengan kawan kawan kaskuser yang hobby dengan RTL SDR ini.

Image

Gambar 4 : Ini dia proses perkawinan silang RTL SDR Terratec denganup converter yang saya ceritakan tadi. Sengaja Terratecnya saya telanjangi habis habisan dan disolder langsung di PCB agar mendapatkan massa yang bagus untuk mengisolasi gangguan dari luar yang akan menyebabkan noise floor nya naik. Secara mudahnya, semakin tinggi noise floor akan menyebabkan signal yang kita buru menjadi tidak terdengar karena tenggelam di telan noise. Jadi hanya signal-signal yang kuat saja. Sayang kan? Sebelah Terratec adalah up converter HF, sengaja saya telanjangi dan groundnya langsung di solder saja di PCB.

Image

Gambar 5 : iiiihh…. sexy juga tuh lilitannya ya…

Image

Gambar 6 : Ini foto pantatnya. Semok kan? Di bagian ini adalah output menuju antenna luar dan saya lengkapi dengan sebuah switch geser yang berfungsi meng on/off kan up converter ini. Jadi kalau mau mendengarkan gelombang radio di rentang 1.6 Mhz – 30 Mhz (HF) tinggal switch ke kanan. Kalau mau mendengarkan di 22 Mhz – 1.2 Ghz ya tinggal switch saja ke kiri. Gunakan switch berkaki 6 untuk mem-fungsikan ini. Simple kok.

Image

Gambar 7 : Hasil akhirnya…. kurang enak di lihat sih soalnya cuma pakai PCB kotaknya. Tapi forget it lah… yang penting hasilnya dan biar terlihat benar-benar hombrewer🙂

Image

Gambar 8 : Lagi di testing di Band VHF dengan antenna 5/8 lamda. software menggunakan SDRSharp yang gratis.

Kesimpulan :

Nampaknya anda yang hobby monitor siaran radio perlu mencoba tekhnologi ini. Harga yang masuk akal namun mendapatkan receiver dengan perfomance yang sangat luar biasa. Dan menariknya, hasil dari perkawinan ini sangat bermanfaat bagi kamu yang hobby merakit pemancar untuk tuning BPF (Band Pass Filter). Bahkan untuk tracking pesawat terbang sampai menerima informasi dari satelit cuaca bisa kita lakukan. Trunking radio pun dapat kita monitoring dengan beberapa trick. Intinya mantap kawan… selamat bereksperimen!!

6 responses

  1. om klo pake RTLSDR ini softwarenya cuma untuk receive aja atau bisa tx juga? trus klo bisa utk tx jg cara konekin perangkat radio ke pcnya gimana? maaf norak banget pertanyaanya maklum newbie dodol…

    1. hanya bis untuk RX…. kalau untuk TX bisa menggunakan software lainnya…. tentunya harus merakit TRX SDR nya….

  2. OM Yon, sangat menarik, karena freq terendah 22 Mhz, kalau sudah diconvert apa display juga menunjuk sesuai hasil convert nya; misal menunjuk 7.000 Mhz, jadi pengen punya, dapatkannya dimana ?, many thanks de yc3jlp

    1. Pagi Om Ardi di Surabaya…
      Tentunya bisa, dengan cara mengatur setingan yang ada disoftware. Menyesuaikan nilai kristal yang kita pergunakan diconverternya sehingga penunjukan akan tepat, misal di 7.000.
      Untuk mendapatkannya coba hubungi Om Angga di http://rtlsdr.blogspot.co.id/?m=1. Dulu saya dapatkanya via teman di kaskus. Tnx om, de yc1uuu tu

  3. om klo pesan paket usb lengkapnya berapa ya sampai papua

    1. Dear Om Cahyo….
      Beberapa toko online saya lihat untuk jenis USB DVBT ini sudah mulai murah. untuk versi chip yang terbaru rata2 dijual sekitar 200 ribuan. Ongkos kirim bisa di cek di web JNE / TIKI om…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: