REVIEW FT-80C

Siapa yang tidak mengenal pesawat legendaris ini. Hampir sebagian besar penggemar komunikasi radio di HF pasti mengenalnya. FT-80C yang merupakan versi komersial dari YAESU sering digunakan pula untuk amateur version. Coba anda check di http://www.rigpix.com, radio ini tidak tercantum disana karena memang bukan untuk HAM user. Tapi bagi kita siapa yang peduli, pokoknya bisa buat mengudara sudah cukuplah.

Radio ini termasuk general coverage yang bekerja dari 300 Khz –  30 Mhz. Artinya anda juga bisa nguping di band menengah hingga di high band. Cukup lengkap dengan fasilitas USB, LSB, CW, AM dan FM. Hanya untuk FM harus kita install lagi optional unitnya. Dengan output power 100 watt sudah lebih cukup untuk komunikasi seantero dunia. Nah, yang membuat khas dari radio ini adalah keawetannya. Penulis sendiri mendapatkan radio ini sudah puluhan tahun dan saat itu dalam kondisi bekas. Hingga saat ini radio tersebut masih layak pakai. Dari CW mode, phone hingga digital, FT-80C cukup handal untuk digunakan. Kalau boleh dibilang, FT-80C ini adalah radio badak.

Menu tombolnya sangat simple dan mudah untuk di operasikan. Jadi bagi pengguna baru, bisa dipastikan akan bisa mengoperasikan dengan cepat. Suaranya sangat empuk baik untuk menerima maupun memancar. Apalagi jika anda mempunyai speaker eksternal, dijamin suara semakin mendayu dayu saat mendengarkan suara radio broadcasting maupun station amatir radio yang menggunakan bandwidth lebar.

Dari sisi penggunaan untuk DX, secara umumnya saya sangat puas menggunakan FT-80C. Semua QSL Card dari seluruh benua di dunia didapatkan dari radio ini. Sebagian besar menggunakan Digital Mode dan CW. Sisanya menggunakan phone. Tidak terlalu banyak kendala untuk DX.

Untuk proteksi, FT-80C dilengkapi dengan fan / kipas di bagian final unit, sehingga jika final panas yang terdispasi oleh pendingin, maka kipas akan berputar setelah mencapai suhu yang diinginkan. Jadi jangan takut untuk overheating. Bahkan ada juga fasilitas untuk proteksi untuk deteksi nilai SWR tinggi. Jika antenna tidak match maka saat transmit, radio akan menampilkan tulisan ERR yang artinya eror, dan radio tidak memancar. Aman, satu kata yang bisa kita ucapkan.

Di bagian panel belakang, FT-80C dilengkapi dengan lubang 1/4 inch phone jack yang digunakan untuk KEY. Jika anda mempunyai keyer manual maupun elektronik, silahkan di hubungkan ke jack KEY ini, dan nikmati bekerja dengan mode CW. Ada juga satu jack yang sangat diperlukan bagi penggemar Digital Mode yaitu AF OUT. Low level penerimaan suara sangat dibutuhkan untuk bekerja di digimode.

Penulis pernah pula mencoba untuk mengkonfugurasikan dengan FC-1000, tuner unit. Benar benar menyenangkan dan sangat mudah untuk tuning random antenna. Hanya menurut saya penggunaan antenna Tuner ini tidak maksimal hasilnya. Sebaiknya membuat antenna untuk band peruntukannya saja. Demikian sekilas review FT-80C, semoga bermanfaat.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: