LOSS POWER FT-1500M

Sekian lama menggunakan transceiver FT-1500M ini memang terasa menyenangkan. Kecil, hitam mungil namun handal. Tetapi karena transceiver ini barang second, maka saya yakin suatu hari akan timbul masalah. Dan ini akhirnya terjadi pada hari ini. Saat mencoba beralih dari low power ke high power, tiba-tiba power hilang begitu saja. Seolah-olah final rusak.

Setelah saya cek dari output Power Supply masih normal, dan fuse di kabel DC Cord tidak mengalami kerusakan, maka saya putuskan untuk membongkar transceiver ini dan sekaligus melakukan trouble shooting.

Untuk membuka transceiver ini relatif mudah. Kita hanya membutuhkan L-Key dengan dua buah ukuran dan obeng plus untuk membuka screw di main PCB nya. Buka enam screw di badan atas transceiver, dan 2 screw plus di panel belakang. Setelah itu kita dengan mudah membuka body pesawat ini.  Langkah pertama saya cek final dengan type C5125. Awalnya saya curiga final ini rusak/jebol. Namun setelah diukur dengan multitester ternyata final ini masih hidup. Lega rasanya, karena jika rusak, harganya bisa sekitar Rp.500.000,- harga yang lumayan mahal. Cek di bagian output driver masih keluar power. Analisis saya ini pasti terjadi bad connection.

Setelah di cek, ternyata di kaki output final terjadi solderan yang tidak sempurna. Kemudian saya lakukan re-Soldering di titik tersebut sekaligus melakukan maintenance di blok ini dengan membongkarnya, membersihkan setiap koneksi dari korosi dan kelembaban dan memberikan termal grease di badan final agar dispasi panas bisa berlangsung dengan bagus. Biasanya kerusakan final karena tidak terjadinya transfer panas yang baik antara final dengan pendinginnya.

Setelah semua ready, saya lakukan pengukuran power kembali dengan bantuan power meter Diamond SX-200.Hasil pengukuran,  output power menunjukan 50 Watt sesuai dengan maximal output power di manual booknya. Artinya sekarang transceiver sudah kembali sehat dan siap untuk digunakan mengudara lagi. Tanpa biaya untuk service, hanya menggunakan analisis dan sedikit listrik serta tool kit saja. Itulah pentingnya sedikit mengerti akan dasar-dasar elektronika untuk bermain radio amatir, sehingga kalau terjadi kerusakan pada peralatan, minimal kita bisa menangani sendiri. Asyik bukan?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: